foto2 ikan cupang hias

Mengenal Ikan Cupang


cara mudah budidaya ikan cupang


Bagi penggemar ikan, budidaya ikan laga cupang pasti menjadi tidak benar satu pengalaman tersendiri. Ada yang budidaya ikan ini untuk hanyalah hobi, tersedia juga yang untuk dijual. Pertanian organik


 


Paling banyak ikan cupang yang dibudidaya adalah jenis ikan cupang laga. Sedangkan ikan cupang hias mempunyai harga yang lumayan tinggi supaya banyak termasuk yang membudidayakan tipe ini untuk dijual.


 


Ada lebih berasal dari 70-an spesies ikan cupang di bumi ini yang diketahui. Sedangkan yang belum diketahui bisa saja masih sangat banyak.


 


Mendapatkan Bibit Ikan Cupang Berkualitas


Untuk mendapatkan bibit ikan cupang berkualitas wajib ditunaikan pemeriksaan yang cermat. Kalau Anda bibitnya adalah bibit beli, maka Anda harus detil membeli agar ikan cupang hasil ternak Anda memiliki kualitas tinggi.


 


Hal yang mesti diperhatikan untuk mendapatkan bibit ikan cupang memiliki kualitas terhitung induk betina dan jantan yaitu:


 


 


 


Lihat sirip perut, ekor dan dubur apakah tersedia cacat.


Hindari sisik ikan yang tersedia luka.


Indukan jantan di cek tingkat agresifnya dengan mendekatkan jari tangan. Apabila indukan jantan memasuki mode menyerang dikarenakan lihat jari tangan Anda artinya indukan jantan berikut berkualitas. Cara mudah budidaya ikan cupang


Tanyakan apakah indukan berikut sudah dulu jalankan perkawinan atau belum.


Lihat mata ikan apakah ada bermasalah atau tidak.


Kondisi harus bugar, bebas penyakit atau cacat.


Beda Ikan Cupang Jantan dan Betina


Ikan cupang jantan dan betina sesungguhnya benar-benar gampang dibedakan. Bagi penyuka ikan cupang didalam sementara singkat pasti bisa langsung mengenali ikan cupang jantan bersama yang betina.


 


Berikut adalah gambar perbedaan dari ikan cupang betina dengan ikan cupang jantan.


Beda Ikan Cupang Jantan dan Betina


 


 


 


Cara membedakan cupang jantan dengan betina:


1. Pada cupang jantan, gerakannya lincah dan cenderung indah. Sedangkan cupang betina nampak lamban dan lusuh.


2. Sirip ekor pada cupang jantan lebih besar dan lebar. Pada cupang betina sirip ekor kelihatan kecil.


3. Perut terhadap cupang jantan langsing, tetapi cupang betina keluar berisi.


 


Persiapan Wadah dan Tumbuhan Pendukung


Wadah yang diperlukan adalah akuarium bersama dengan ukuran sekurang-kurangnya 30cm x 30cm. Kemudian wadah juga harus dimasukkan tumbuhan pendukung yaitu kapu-kapu (pistia stratiotes). Jika di tempat Anda tidak tersedia tumbuhan ini sanggup termasuk gunakan eceng gondok.


 


Sangat dianjurkan pakai tumbuhan kapu-kapu karena tumbuhan ini sering ada di habitat alami ikan cupang. Selain itu, akar tumbuhan ini lebih pas menunjang gelembung-gelembung yang nantinya digunakan untuk penempatan telur ikan.


Persiapan Wadah dan Tumbuhan Pendukung


Tumbuhan kapu-kapu kerap disebut termasuk dengan nama apu-apu. Di tempat saya tumbuhan ini lumayan sulit ditemui.


 


Masukkan air yang telah di endap setinggi 10 ~ 15 cm berasal dari basic wadah. Batasan air 15 cm sehingga ikan cupang jantan tidak kecapekan memungut banyaknya telur sesudah pembuahan terjadi.


 


Biarkan selama sedikitnya 2 hari barulah wadah siap digunakan.


 


Proses Perkenalan dan Perkawinan Ikan Cupang


Untuk mengawali sistem ini sebaiknya Anda ikuti cara yang saya melakukan supaya berhasil.


1. Masukkan Pejantan di Wadah Selama 1 Hari


Masukkan lebih-lebih dahulu ikan cupang yang jantan ke wadah pijah selama 1 hari agar terbiasa. Beri makan yang banyak supaya ikan cupang jantan gemuk. Beri makan juga ikan cupang betina gemuk dikarenakan saat proses pemijahan, ikan ini tidak makan apapun.


 


2. Kenalkan dengan Betina


Sebelum memasukkan ikan cupang betina ke didalam wadah pijah, pisahkan dulu terhadap wadah kaca yang berbeda. Untuk mengakibatkan ikan ini saling kenal maka biarkan ikan cupang jantan sanggup melihat cupang betina.


Pejantan Mengeluarkan Buih Pertanda Siap Kawin


Jika cupang jantan siap kawin, maka dia akan mengeluarkan buih-buih di lebih kurang tumbuhan apung yang Anda masukkan. Setelah buih cukup banyak barulah ikan cupang betina bisa dicampur ke wadah pemijahan.


 


3. Proses Pemijahan Ikan Cupang


Pada awal pencampuran, ikan cupang betina akan di hajar habis-habisan oleh ikan cupang jantan. Cara ini dilakukan pejantan untuk menaklukkan ego berasal dari ikan cupang betina.


 


Pada ikan cupang, dibiarkan saja terkecuali terjadi hal ini. Biasanya setelah 1 harian, akan baikan kedua ikan dan terjadilah sistem pemijahan. Proses itu kebanyakan berlangsung pada pagi hari kira-kira jam 9 pagi.


 


Terkadang dikala menyaksikan ikan jantan gebukin ikan betina, saya berpikir jika sistem perkawinan manusia layaknya itu rasanya sakit sekali ya wanitanya. Gimana gak sakit, berkenan dimadu namun digebukin habis-habisan dulu. Hahaha..


 


Wadah pemijahan sebaiknya di tutupi keempat sisi bersama karton atau penutup lainnya supaya sistem pemijahan mampu berjalan lancar. Berdasar pengalaman saya sewaktu kecil, saya tidak menutup wadah.


 


Sewaktu ikan cupangnya sudah mesra-mesra rela jalankan pemijahan, ikannya memandang kucing liar lewat. Akhirnya gagal deh pemijahannya. Mungkin layaknya manusia juga, kalau sedang ‘itu’ diliat orang lain kan malu.


 


 


 


Proses Pemijahan Ikan Cupang<


Proses pemijahan ditandai bersama melilitnya ikan cupang jantan terhadap tubuh ikan cupang betina. Setelah melilit lebih dari satu lama, ikan cupang betina akan mengeluarkan telur. Ikan jantan bakal langsung memungut telur yang telah dibuahi dengan mulutnya dan memasukkannya pada buih yang sudah dibuatnya.


 


4. Video Proses Pemijahan Ikan Cupang


 


 


Ketika berjalan sistem ini benar-benar penting merawat supaya buih tidak pecah atau terkena sesuatu. Saya dulu pernah gagal karena tumbuhan tempat ikan letakkan buihnya dicabut anak paman yang masih kecil. Karena aku tempatkan wadah pada area yang rendah, anak paman aku tepat mampir memandang ada tumbuhan langsung dicaploknya.


 


5. Memisahkan Betina


Walaupun Anda menutup keempat sisi wadah, Anda masih sanggup lihat aktivitas ikan dengan mengintip. Pastikan ikan tidak paham sedang di intip agar tidak berjalan kegagalan.


 


Setelah indukan betina tidak mengeluarkan telur lagi, maka langsung keluarkan berasal dari wadah pemijahan. Jika tidak dikeluarkan hanya dapat berlangsung dua hal yakni adu jotos indukan jantan bersama dengan betina atau telur-telurnya dimakan cupang betina.


 


6. Pisahkan Pejantan


Telur bakal menetas sehabis kurang lebih 2 hari. Biarkan saja burayak bersama ayahnya sepanjang 3 hari. Pada hari keempat, Anda dapat menambahkan kutu air untuk dimakan burayak dan indukan jantan.


 


Pemberian makan pada indukan jantan tidak boleh benar-benar lama. Apabila indukan jantan memangsa burayak, segera beri makan kendati belum hingga hari keempat.


 


 


 


Hal ini dapat berjalan gara-gara kelelahan, kecapekan dan kelaparan terhadap indukan jantan setelah sistem pemijahan.


 


Jika Anda menjaga bersama benar, sesudah 2 minggu barulah indukan jantan dikeluarkan berasal dari wadah.


 


PENTING! perhatikan seksama sistem perawatan dari induk jantan kepada burayak. Apabila Anda menyaksikan indukan jantan memangsa burayak padahal telah Anda beri makan kutu air, langsung keluarkan dia. (Hal ini dapat terjadi sebab indukan jantan berumur tidak cukup berasal dari 5 bulan)


 


Perawatan Anakan Ikan Cupang (Burayak)


Perawatan terhadap burayak sehabis terlepas dari indukan jantan tidaklah benar-benar sulit. Hal yang perlu diperhatikan dalam perawatannya adalah:


Perawatan Anakan Ikan Cupang (Burayak)


1. Apabila wadah muncul padat oleh burayak, langsung pindahkan pada wadah lebih besar.


2. Beri makan kutu air dan jentik merah secara berkala andaikan burayak dipersiapkan untuk di laga.


3. Anda mampu memasukkan daun ketapang pada wadah untuk melindungi burayak berasal dari infeksi jamur dan bakteri. (Daun ketapang wajib di proses pernah sebelum dimasukkan. Baca : Begini Cara Olah Daun Ketapang untuk Ikan Cupang yang Efektif)


4. Ganti air secara bertahap andaikata telah nampak keruh.


5. Masukkan aerator dan setel oksigen tingkat menengah agar memelihara burayak tidak kehabisan oksigen.


6. Setelah 1,5 bulan sejak menetas, ikan-ikan ini sudah boleh dipisahkan menurut model kelaminnya ke wadah yang berbeda.


7. Khusus ikan cupang model kelamin jantan, pisahkan ikan pada wadah-wadah yang berbeda sehingga tidak saling serang.


 


Sedikit Pengalaman Saya Budidaya Ikan Cupang


Saya sejak kecil mengenal ikan cupang dan memeliharanya untuk hanya berlaga bersama ikan teman. Ketika aku kecil masih belum begitu paham cara budidaya ikan cupang yang benar supaya cenderung gagal.


 


Tetapi untuk urusan laga ikan, saya sejak kecil sudah sadar perlu diberi makan apa saja ikan ini supaya kuat.


 


 


 


Dari kecil burayak paling bagus diberi kutu air. Setelah giginya cukup kuat, usia sekitar 1 ~ 1,5 bulan, beri makan jentik merah.


 


Biasanya jentik merah dibeli di dalam situasi beku. Anda harus mencairkannya terutama dahulu baru sanggup beri makan terhadap ikan.


 


Jentik merah tidak seperti cacing sutera, tingkat pencemaran pada air lebih rendah.


 


Pemberian makan cacing sutera kepada ikan kudu ada aeratornya sehingga cacing tidak cepat mati membusuk dan mencemari air. Sewaktu dulu saya belum pengalaman, udah banyak ikan cupang mati dikarenakan tidak aku menyimak airnya.


 


Saya beri makan cacing sutera dan cacingnya mati membusuk, tidak saya ubah pula airnya, akhirnya ikan cupangnya juga turut mati. Hal ini udah berlangsung berkali-kali dan mengakibatkan aku lumayan trauma selagi itu.


 


Dengan berikan makan kutu air dan jentik merah, ikan cupang laga yang aku budidaya sering menang didalam kontes laga. Selain itu penambahan daun ketapang terhitung terlampau berpengaruh. Well, hingga sini dulu pembahasan kami perihal Cara Budidaya Ikan Cupang untuk Pemula Lengkap bersama dengan Gambar.


 


Artikel Cara Budidaya Ikan Cupang untuk Pemula Lengkap dengan Gambar ini terbukti berhasil karena telah saya lalui sendiri sebagai pembudidaya ikan cupang yang berpengalaman.


 

0 Response to "foto2 ikan cupang hias"

Posting Komentar